Ini 4 Ilmu Finansial Yang Seharusnya Diketahui Semua Orang!


   


   Kehidupan kita tidak akan pernah terlepas dari yang namanya aspek finansial. Oleh karena itu, memiliki pemahaman yang mendalam tentang finansial akan membantu Anda untuk melek terhadap hal-hal finansial yang akan sangat berguna dalam hidup Anda. Literasi keuangan (financial literacy) mutlak Anda pelajari jika Anda peduli dengan keadaan finansial hidup Anda. Literasi keuangan sendiri adalah pengetahuan dan pemahaman seseorang terhadap keuangan. Hal tersebut berkaitan dengan pemahaman seseorang untuk dapat mengatur keuangan pribadi (personal finance).

   Dan ini semua tidak diajarkan di sekolah maupun kuliah. Kalau 4 ilmu finansial ini diajarkan di sekolah atau kuliah anda, silahkan komen dibawah!

Apa saja 4 ilmu finansial yang seharusnya diketahui dan dipraktekkan semua orang, khususnya di Indonesia, adalah sebagai berikut :

1. Ilmu Earning : Bagaimana cara anda mendapatkan uang

2. Ilmu Saving : Bagaimana cara anda menyimpan uang

3. Ilmu Investing : Bagaimana cara anda mendiversifikasi suber income

4. Ilmu Philantrophy : Bagaimana cara anda men-derma-kan uang anda

   Pertama, EARNING SKILL (KEAHLIAN MENGHASILKAN UANG)

Ini adalah yang terpenting dan paling utama. Kalau anda tidak punya penghasilan, tidak punya uang, ilmu finansial anda buat apa? 

Menghasilkan uang itu ada 3 cara : LINEAR, SEMI LINEAR, NON LINEAR.

Kita bahas satu-satu.


LINEAR, artinya berurutan. Anda sekolah, dapat gelar, melamar kerja ke sana ke mari, diterima, kerja weekday dan baru mnedapatkan gaji di akhir bulan atau tiap awal bulan. Begitulah cara kerja orang tipe linear.

Uang penghasilannya berdasarkan jumlah waktu dan tenaga yang dia gadaikan kepada institusi atau perusahaan orang lain, dan penghasilannya(dalam bentuk gaji), diterima tiap bulan.

CONTOH dari pekerjaan linear alias menghasilkan uang secara linear ini adalah pekerja kantoran, dan apapun profesi yang mengandalkan gaji bulanan. Pekerja kantoran pun bisa dibagi ke dalam 2 golongan: mereka yang kerjanya santai, dan mereka yang kerjanya stress..


SEMI LINEAR, lebih cepat dari linear. Anda punya keahlian yang dicari, paling diburu, paling dibutuhkan banyak orang, dan Anda langsung dibayar sekarang dan hari ini juga, tidak perlu menunggu sebulan seperti gaji bulanan orang kantoran.

CONTOH dari pekerjaan dengan hasil semi linear adalah sales yang asli closing penjualan. Hari ini mampu closing penjualan 10 produk, komisi tiap 1 produk terjual misal Rp1jt, maka hari ini saja dia sudah menghasilkan hard-cash Rp10jt.

Oya, kenapa disebut semi linear, karena masih ada sebagian porsi tenaga, pikiran dan waktu yang harus dikeluarkan setiap hari.

Yang membedakan dari LINEAR dan SEMI LINEAR hanya di mendapatkan uangnya. Linear harus menunggu 1 bulan, Semi linear 1 hari juga bisa langsung dapat uang. Tapi, dua-duanya sama-sama masih harus mengorbankan waktu, pikiran dan tenaga.


NON LINEAR, kebalikan dari Linear , dan lebih cepat lagi dari Semi Linear. Dan caranya sudah tanpa mengeluarkan tenaga, keringat, maupun pikiran lagi.

CONTOH dari pekerjaan Non-Linear ini adalah dr. Yudhistya Ksyatria misal menulis ebook digital dengan judul "Rahasia Cara Hidup Sehat Selama 100 Tahun Tanpa Obat-Obatan Apapun", dibuat presentasi videonya di youtube. Sangat memikat dan membius penonton.




Algoritma Youtube pun menyebarkan video tersebut dengan sendirinya. Semakin, menjangkau jutaan viewers Youtube di seluruh Indonesia, dan jutaan orang berbondong-bondong transfer ke rekening dr. Yudhistya untuk mendapatkan akses download ebook tersebut.

Uang beratus-ratus juta rupiah pun berdatangan ke rekening bank tanpa harus kerja apa-apa lagi. Mau makan, minum, tiduran, uang berdatangan dengan sendirinya. TANPA harus kerja-kerja lagi.

Contoh lain dari Non-Linear adalah : usaha kost-kostan dan usaha kontrakan premium. Tanpa kerja-kerja lagi, si pemilik meneima pembayaran sewa kontrakan tiap bulan atau tiap tahun.



KEDUA, SAVING SKILL (KEAHLIAN MENYIMPAN UANG)

Buka tabungan deposito tersendiri, dan cemplungkan minimal 10% setiap kali Anda mendapatkan penghasilan.

Simpan untuk apa?

Simpan untuk menghadapi rainy days alias untuk jaga-jaga terjadi masa-masa sulit. alias ini adalah dana darurat.


Jadi, jika gaji linear bulanan anda Rp5jt, dana darurat ini sebesar Rp500rb, tiap bulan (maka jika masa sehat selama 1 tahun akan terkumpul dana Rp6jt)

Jika penghasilan semi linear harian Anda Rp1jt, dana daruratnya ini sebesar Rp100rb, tiap hari (1 bulan terkumpul Rp3jt dan jika bisa sehat selama 1 tahun akan terkumpul dana darurat sebesar Rp 36 jt)

Jika income non linear anda Rp5jt perhari.. yah, bisa hitung sendiri lah ya.


KETIGA, INVESTING SKILL (KEAHLIAN DIVERSIFIKASI / MENYEBAR SUMBER-SUMBER PENGHASILAN UANG)


Investasi yang paling utama adalah investasi ilmu dulu.

Anda mau terjun ke dunia saham, misalnya, maka silahkan investasikan uang Anda untuk beragam pelatihan agar bisa ready berinvestasi di dunia saham.

Investasi skill ini besarnya 20% dari total penghasilan yang anda peroleh.

Jadi misal Anda menghasilkan income Rp10jt, maka anda ambil Rp2jt Anda untuk mengikuti kelas workshop tentang saham / reksa dana / properti / dll



Hidup akan menjadi sedikit lebih mudah apabila :

1. Penghasilan anda masuk kategori Non-Linear, alias tanpa bekerja uang ngalir terus.

2. Sumber-sumber pemasukan pun datang dari berbagai arah: jualan ebook, jualan DVD e-learning, sales, Google Adsense, Youtube Adsense, royalti,dll




KEEMPAT, CHARITY SKILL ( KEAHLIAN DERMA / SEDEKAH )

Banyak sekali diantara kita tidak menyadari, bahwa orang-orang kaya, justru pelaku dermawan/filantropi terbesar.

Mereka mendirikan yayasan, membiayai penelitian kanker, membangun badan amal, mendirikan sekolah-sekolah dan universitas gratis, dan masih banyak lainnya.



Berbagi...

Berderma...

Bersedekah...

akan melepaskan stress, karena perilaku derma selalu menghasilkan hormon oksitosin(perasaan senang, bahagia, cinta, lega). Itu sebabnya, setiap kali kita memberi fakir miskin, membantu orang yang bener-bener membutuhkan, rasanya hati kita menjadi lebih lapang.

Nah, pikiran bebas stress dan menjadi serba lapang inilah yang dimanfaatkan mereka-mereka yang kaya raya itu, untuk lebih giat memikirkan menghasilkan solusi bagi banyak orang, entah itu dengan menciptakan produk baru yang lebih revolusioner, maupun dengan membuat jasa unggulan yang lebih mutakhir di bidang tertentu. Yang pada gilirannya menarik sumber-sumber income lain yang lebih besar lagi.

Dengan mempraktekkan keempat skill penting ini, tidak hanya finansial, bahkan jiwa Anda pun dipastikan akan menjadi lebih kaya dan tentram.



Sumber : Quora

23 komentar:

  1. Earning belom lulus, saving masih belajar, investing hehehehe belom kepikiran, philantrophy apalagi, masih sedikit2 sesuai kemampuan :)

    Lumayan dapet pencerahan, makasih yah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah semangat terus kak untuk megembangkan skill finansial ini ya! Semangatt!

      Hapus
  2. Woww, akhirnya saya dapat info yang selama ini ingin saya cari cari, thanks yaa๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    BalasHapus
  3. Saya nggak kepikiran bakal ada poin keempat. Bener juga sih. Alhamdulillah makin ke sini banyak banget orang yang sadar dan menyadarkan pentingnya bersedekah~

    BalasHapus
  4. Sangan membaantu dalam mengelola financial syaa mba... Terimakasih

    BalasHapus
  5. Skill yang sangat diperlukan dalam hidup. Artikelnya bagus buat Kauman muda.

    Salam
    Neni lineyni

    BalasHapus
  6. Makasih author buat ilmunya. Izin share ya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  7. Sering banget kita paham teori financial, tp susah nerapin di keseharian..hehehe

    Tio_iotoMagz

    BalasHapus
  8. Tertampar di poin ke 4, karena poin 1-3 mungkin semua orang bisa melakukannya. Tapi di poin 4 kadang kita lupa...

    BalasHapus
  9. Mantapppp, ilmu nya terinspirasi dan masih ada point' penting belum diterapkan

    BalasHapus
  10. akhir-akhir ini saat pandemi saya jadi kepikiran tentang mau investasi, awalnya mau investasi emas karena harga emas masih rendah jadi lumayan buat investasi ke depannya, juga pengen belajar mau coba reksa dana.

    BalasHapus
  11. Saya sangat setuju, meski hanya sedikit investasi juga penting, apalagi dimasa mendatang yang mungkin berada pada masa sulit, serta menabung serta jangan lupa sedekah juga perlu ya min.. terimakasih infonya

    BalasHapus
  12. Berderma kosakata baru bagi saya, hehe.. setiap hasil dan jeripayah dengan bersedekah akan ada rasa bahagia dengan membantu sesama.

    BalasHapus
  13. Benar gan, semakin giat berderma, InsyaAllah rezeki akan semakin lancar..

    BalasHapus
  14. Menabung (saving) nah ini sulit diterapkan. Jika uang pas-pasan, pengeluaran ditekan (saving tetap 0). Terus pas uang ada lebih/naik gaji, eh pengeluaran malah nambah akhirnya saving tetap 0. Duh susah ya

    BalasHapus
  15. Mksh mas. Artikelnya penuh inspirasi. Semoga terus diberi kesehatan dan rezeki yg luas. Aamiin

    Acuk

    BalasHapus
  16. Untuk melakukan saving skill pernah saya coba, tapi rasanya sulit sekali karena tiap kali saya menyisipkan uang tiba-tiba uang sudah habis untuk keperluan yang lain hehe. Kapan-kapan nanti dicoba lagi.
    Terimakasih artikelnya bagus sekali. Dapat ilmu baru dari sini. Semoga bermanfaat.

    BalasHapus
  17. bener banget, saya setuju sama charity sih terkadang seseorang merasa semua hartanya itu untuk dirinya sendiri padahal di sebagian harta kita pasti ada hak orang lain juga jadi hartanya inshaallah berkah :)

    BalasHapus
  18. Mksh Gan tambahan ilmunya. manteb gan artikelnya, setuju saya kita harus melek financial . Terus semangat ...

    Silvi

    BalasHapus
  19. Ya ampun kaka diriku follow Pak Dokter itu di Quora. Baru tau beliau jual e-book di YouTube. Ngakunya pengen jadi Presiden lewat jalur Quora. Eh lupa ngomentarin tulisannya. Keren banget. Saya sepertinya tipe linear. Sekarang mencoba pengen non linear ah biar bisa jadi kaya hehe. Makasih ilmunya ka.

    BalasHapus
  20. Mantap banget kak makasih sudah mencerahkan ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ

    BalasHapus