Bagaimana teknik belajar yang efektif agar mendapatkan pemahaman yang lebih baik?


Belajar pagi para siswa hingga mahasiswa adalah sebuah kewajiban sebagaimana predikatnya sebagai pelajar. Pelajar yang baik tentunya harus belajar yang baik, belajar yang baik adalah belajar yang menghasilkan peningkatan pengetahuan, sikap dan atau keterampilannya. Namun apakah belajar Anda sebagai pelajar sudah efektif dan efisien?


Salah satu teknik belajar terbaik adalah Teknik Feynman (Feynman Technique).

Teknik belajar ini dikemukakan oleh Richard Feynman, seorang Fisikawan, untuk membantu memahami hal-hal kompleks secara sederhana dan mudah dijelaskan kepada orang lain.

Pada dasarnya, Teknik Feynman ini hanya terdiri dari empat langkah: 


  • Langkah 1 : Ambil sehelai kertas kosong, dan tulis nama dari konsep yang ingin kamu pelajari. Tulis di kertas apa judul topik ini, konsepnya apa. Misal : ABC tentang perawatan wajah


  • Langkah 2 : Jelaskan konsep tersebut seolah-olah kamu menjelaskan kepada orang yang sama sekali tidak paham (misalnya anak kecil usia 6 tahun) Gunakan bahasa yang sesederhana dan sejelas mungkin. Akan lebih baik lagi jika kamu menjelaskannya sambil menulis, selayaknya dosen mengajar di kelas.


  • Langkah 3 : Review penjelasan kamu pada langkah sebelumnya, kemudian identifikasi di bagian mana kamu merasa tidak yakin atau ragu akan penjelasan kamu (celah atau gaps pemahaman) Setelah kamu berhasil mengidentifikasinya, kembalilah ke bahan belajar kamu, dan cari sumber lain untuk memperdalam pemahaman kamu pada bagian itu.


  • Langkah 4 : Jika ada bagian dimana kamu masih menjelaskannya dengan bahasa yang kompleks dan penuh istilah teknis yang rumit, cobalah untuk kembali dan menjelaskan ulang bagian rumit tersebut dalam bahasa yang lebih sederhana. Gunakan bahasa sendiri, bukan bahasa dari sumber yang kamu baca. Pastikan pejelasan kamu dapat dipahami oleh orang yang tidak memiliki dasar pengetahuan yang sama dengan kamu. Jika kamu masih belum bisa menjelaskan dengan sederhana, artinya kamu belum memahami sepenuhnya konsep tersebut.


Ulangi langkah diatas hingga kamu mendapat pemahaman secara keseluruhan terhadap apa yang kamu pelajari.



Mengapa Feynman Technique sangat bagus untuk belajar?

Ternyata menurut Learning Pyramid, dengan mengajarkan kepada orang lain, kita akan dapat menyerap sekitar 90% dari apa yang kita pelajari karena kita melakukan pembelajaran aktif. Sementara jika hanya mendengarkan saja di kelas (tanpa mencatat) kita hanya akan mengingat sekitar 5%.


Semoga membantu bagi kawan-kawan yang ingin belajar lebih efektif!














14 komentar:

  1. Saya setuju banget kakak. Mengajari orang lain sama saja dengan mengulang belajar kembali. Semakin sering kita belajar dan mempraktikkan ilmu, maka kita pun akan semakin mahir.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah sekarang waktunya dipraktekkan yaa ;) Semangaat

      Hapus
  2. Tp tergantung waktu juga kalo masalah nya waktu kita grasak grusuk kan mengerjakan nya jadi kurang efektif ya min,tp ini semua perlu saya coba juga ..maksih min

    BalasHapus
  3. Wah.. sama nih sama teknik belajarku, tapi aku baru tau kalau teknik belajar juga punya nama ya..
    Kak, buat juga teknik pengembangan pembelajarannya...

    BalasHapus
  4. Poin kedua sangat menentukan sih, ibarat ghibah, informasi yang disampaikan harus tepat dan terarah sehingga yang mendengarkan bisa mengulangnya kembali atau menginformasikan informasi yang kita berikan kepada orang lain

    BalasHapus
  5. Sepakat! Kalo kita hanya sekadar duduk dan mendengarkan di kelas, memang sedikit sekali ilmu yang bisa diserap. Mengingat memori otak kita terbatas, jadinya kita perlu memori eksternal salah satunya dicatat. Nice artikel kak :D

    BalasHapus
  6. Semua yang disebutkan saya setuju, mungkin bagi setiap orang ada cara tambahan yang dapat memahami dengan mudah. Salah satunya dengan mendengarkan musik... infonya bermanfaat

    BalasHapus
  7. Mngulang-ngulang belajar dengan menyampaikannya kepada orang lain itu jurus yang sangat jitu, karena itu akan membuat kita lebih paham dan pembelajaran itu akan semakin melekat di memori otak kita.

    BalasHapus
  8. dulu ketika SMP dan SMA saya sering kali pakai metode seperti ini, memang sangat efektif. Sekarang ini saya lebih suka belajar dengan teknik pomodro lebih rilek dan tidak mudah capek.

    BalasHapus
  9. Mantapp bangett saya sangat setuju

    BalasHapus
  10. Keren juga ternyata ada beberapa teknik belajar. Thanks infonya
    Salam
    Neni

    BalasHapus
  11. Saya rasa kita sebagai blogger bisa menggunakan metode ini dalam menulis artikel :) Tips yang keren kak, makasih

    BalasHapus
  12. Untuk itulah sekarang kurikulum pembelajaran disekolah menerapkan siswa yang perlu lebih aktif dibanding gurunya

    BalasHapus
  13. Kalau di teori pendidikan, ada yang disebut belajar bermakna. Jadi tantangan buat guru gimana bisa mencapai hal tersebut

    Saya lebih suka praktik. Jadi lebih nyambung aja sama teori yang udah dipelajari :D

    BalasHapus