Bagaimana Cara Mengurangi Sifat Mudah Tersinggung Terhadap Ucapan Orang Lain?

Yuk sekarang coba kita bayangkan. Sekarang aku pengen mengajak untuk berimajinasi dulu.

Sample 1 :

Ambil gelas bening, isilah air putih.

source : google.com
Lalu... Masukkan 1 sendok garam, lalu aduk.

Pertanyaannya :

  • Apa rasa air dalam gelas?
  • Apa warna air dalam gelas?
Air dalam gelas cepat sekali berubah rasa dan berubah warna. Iya apa iya?

Rasanya akan ASIN dan warnanya akan KERUH.


Apa hubungannya topik dengan air dalam gelas ?

Nah, sekarang kita lanjutkan saja ya biar paham.

Sample 2 :

Pergilah ke sebuah danau. Terserah danau mana. Danau Toba juga boleh.

source : google.com

Lalu...

Masukkan 1 sendok garam, ke dalam danau tersebut, lalu aduk hingga rata.

Pertanyaannya :

  • Apa rasa air dalam danau ?
  • Apa warna air dalam danau ?
Air dalam danau tidak terpengaruh oleh rasa dari garam yang tadi kita masukkan, termasuk juga warnanya tetap tidak terpengaruh.


Sekarang..

  • Anggap dirimu adalah air danau, dan garam adalah omongan orang lain.
Karena hatimu luas, karena pikiranmu luas, omongan orang, hinaan orang, gunjingan orang, tidak akan membuatmu terpengaruh. Yang ada malah kamu senyum sendiri.

Kamu akan bijaksana, kamu akan sabar, dll.

Satu hal lagi..

Air danau susah untuk diselami. Salah-salah yang menyelam itu yang bakal tenggelam.
PILIHAN ADA PADA DIRIMU


  • Mau jadi air dalam gelas (emosian, pemarah, tersinggung) atau..
  • Mau jadi air dalam danau (keep calm, keep smile)

Tidak mudah memang, namun belajar adalah bijaksana. Suatu saat kamu akan tahu dan betapa berharganya dirimu.

You can do it!.



inspirasi dari Quora




Komentar

Posting Komentar